Minggu, 19 Juli 2026

Bimbingan Manasik haji Putaran Ke-3 KBIHU NU Trenggalek Zona Watulimo Berjalan Lancar, 71 Calon Jamaah Haji 2027 Ikuti Pembekalan


Prigi, Watulimo – KBIHU NU Trenggalek Zona Watulimo kembali menyelenggarakan Bimbingan Manasik Haji Putaran Ke-3 pada Ahad Pahing, 19 Juli 2026, bertempat di Masjid Jami'atul Muslimin Prigi (MI Prigi 2), Kecamatan Watulimo. Kegiatan ini diikuti sekitar 71 calon jamaah haji tahun 2027 yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian materi sebagai bekal dalam mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji secara benar, tertib, dan sesuai tuntunan syariat.
Pada sesi pertama yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.30 WIB, peserta memperoleh materi tentang Prosedur Perjalanan Haji dan Umrah yang disampaikan oleh bapak K.H. Moh. Thoyifur. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan berbagai tahapan perjalanan ibadah haji mulai dari persiapan keberangkatan, proses di embarkasi, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kepulangan ke tanah air. Materi tersebut disampaikan secara sistematis sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta.


Selanjutnya, pada sesi kedua pukul 09.30 hingga 11.00 WIB, bapak K.H. Hadi Munawan menyampaikan materi mengenai Shalat-shalat Sunnah dan Amaliyah Yaumiyah. Para peserta dibimbing untuk memahami berbagai amalan sunnah yang dianjurkan selama menjalankan ibadah haji maupun dalam kehidupan sehari-hari. Suasana pembelajaran berlangsung interaktif karena diselingi sesi tanya jawab serta penyampaian informasi terkini seputar penyelenggaraan ibadah haji yang dipandu oleh bapak Drs. H. Juwito.
Kegiatan manasik ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus KBIHU NU Trenggalek, di antaranya bapak Leif Sulaiman, bapak H. Juwito, bapak H. Sailan, dan bapak Sunardi. Kehadiran para pengurus menjadi bentuk komitmen KBIHU NU dalam memberikan pendampingan dan pelayanan terbaik kepada calon jamaah haji agar semakin siap, baik dari sisi pengetahuan, administrasi, maupun kesiapan mental spiritual.


Kesuksesan pelaksanaan kegiatan ini juga didukung dari khidmah para tim relawan yang mengharap barokah sebagai khadimu dluyufurrahman yang bekerja sejak sebelum hingga setelah acara selesai. Sahabat Murjianto bertugas sebagai perekap berkas dan data peserta, Sahabat Andik menangani daftar hadir dan administrasi, sedangkan Sahabat Murdiyanto bertugas menata sandal peserta serta mendistribusikan snack. Selain itu, seluruh tim relawan turut bergotong royong menata tempat, menggelar tikar dan karpet, memasang banner, hingga melakukan pembersihan lokasi setelah kegiatan berakhir. Semangat kebersamaan dan pelayanan yang ditunjukkan seluruh panitia menjadi wujud nyata khidmah KBIHU NU Trenggalek dalam membimbing calon tamu Allah menuju pelaksanaan ibadah haji yang mabrur.


Kontributor : Tim Media KBIHU NU Watulimo
Share:


"Barangsiapa yang berhaji karena Allah lalu ia tidak berkata kotor (rafats) dan tidak berbuat fasik, maka ia akan kembali (bersih) seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya." (HR. Bukhari dan Muslim).


"Bersegeralah kalian melakukan haji. Sebab, seseorang tidak akan menyadari suatu halangan (penyakit, kesusahan, atau kematian) yang akan menimpanya." (HR. Ahmad).


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Sahabat Kita