Haji
adalah ibadah yang sangat istimewa. Untuk melaksanakannya perlu persiapan baik
fisik, materi, mental, maupun, spritual, berbeda dengan rukun Islam lainnya.
Karena
itu dalam menjalankan ibadah haji kita perlu memperbanyak doa, mulai berangkat
dari rumah, setiba di Makkah, setiap tahapan ibadah, hingga kembali lagi ke
rumah. Berikut ini doa yang dapat dibaca dalam pelaksanaan ibadah haji maupun
umrah.
1.
Doa Berangkat dari Rumah
بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ
عَلَى اللهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Bismillâhi
tawakkaltu ‘alallâhi wa lâ ḫaula wa lâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘adhîm
Artinya:
Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan
kecuali dengan (pertolongan) Allah.
2.
Doa Setelah Duduk dalam Kendaraan
بِسْمِ اللّٰهِ مَجْرٰ۪ىهَا وَمُرْسٰىهَاۗ اِنَّ رَبِّيْ
لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Bismillâhi
majrehâ wa mursâhâ, inna rabbî laghafûrur raḫîm
Artinya:
Dengan (menyebut) nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya
Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang (QS Hud: 41).
3.
Doa ketika Kendaraan Mulai Bergerak
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ . اَللهُ أَكْبَرُ
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ. سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَلَنَا هٰذَا وَ مَا
كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَ . وَ إِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ
Bismillâhir-raḫmânir-raḫîm.
Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar.
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah
Mahabesar. Allah Mahabesar. Allah Mahabesar.
4.
Doa ketika Tiba di Tempat Tujuan
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ
أَهْلِهَا وَخَيْرَ مَـــا فِيْهَا، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ
أَهْلِهَا وَشَرِّ مَـــا فِيْهَا
Allâhumma
innî as-aluka khairahâ wa khaira ahlihâ wa khaira mâ fîhâ wa a‘ûzubika min
syarrihâ wa syarri ahlihâ wa syarri mâ fîhâ
Artinya:
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan tempat ini dan kebaikan penduduknya
serta kebaikan apa pun yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari
kejahatan tempat ini dan kejahatan penduduknya serta kejahatan apa pun yang ada
di dalamnya.
5.
Lafal Niat Haji
نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلّٰهِ تَعَــالَى
Nawaitul
ḫajja wa aḫramtu bihî lillâhi ta‘âlâ
Artinya: Aku niat melaksanakan haji dan
berihram karena Allah ta‘ala.
6.
Lafal Niat Umrah
نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلّٰهِ
تَعَالَى
Nawaitul
‘umrata wa aḫramtu bihî lillâhi ta‘âlâ
Artinya: Aku niat melaksanakan umrah dan
berihram karena Allah ta‘ala.
7.
Niat Haji Sekaligus Umrah (Haji Qiran)
نَوَيْتُ الْحَجَّ والْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهِمَا
لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitul
ḫajja wal ‘umrata wa aḫramtu bihî lillâhi ta‘âla
Artinya:
Aku niat melaksanakan haji sekaligus umrah dan berihram karena Allah ta‘ala.
8.
Doa Selesai Berihram
اَللّٰهُمَّ أُحَرِّمُ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ وَجَسَدِيْ
وَجَمِيْعَ جَوَارِحِيْ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ حَرَّمْتَهُ عَلَى الْمُحْرِمِ
أَبْتَغِيْ بِذٰلِكَ وَجْهَكَ الْكَرِيْمَ يَا رَبَّ الْعَــالِمِيْنَ
Allâhumma
uḫarrimu sya‘rî wa basyarî wa jasadî wa jamî‘a jawâriḫî min kulli syai-in ḫarramtahu
‘alâl muḫrimi abtaghî bidzâlika wajhakal karîma yâ rabbal ‘âlamîn(a)
Artinya:
Ya Allah aku mengharamkan rambut, kulit, tubuh, dan seluruh anggota tubuhku
dari semua yang Kauharamkan bagi seorang yang sedang berihram, demi
mengharapkan ridha-Mu semata, wahai Tuhan pemelihara seluruh keberadaan.
9.
Lafal Talbiyah
لَبَّيْكَ اللّٰهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ
لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيْكَ
لَكَ
Labbaika-llâhumma
labbaîk, labbaika lâ syarîka laka labbaîk. Innal ḫamda wan ni‘mata laka wal
mulk. Lâ syarîka lak(a)
Artinya:
Aku datang memenuhi panggilan-Mu, ya Allah. Aku datang memenuhi panggilan-Mu.
Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Aku datang memenuhi
panggilan-Mu. Sungguh, segala puji, nikmat, dan segala kekuasaan adalah
milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.
10.
Doa Memasuki Kota Makkah
اَللّٰهُمَّ هٰذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ فَحَرِّمْ
لَحْمِيْ وَدَمِيْ وَشَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَاٰمِنِّـيْ مِنْ
عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ
طَاعَتِكَ
Allâhumma
hâdzâ ḫaramuka wa amnuka faḫarrim laḫmî wa damî wa sya‘rî wa basyarî ‘alan-nâri
wa âminnî min ‘adzâbika yauma tab’atsu ‘ibadaka waj‘alnî min auliyâ-ika wa ahli
thâ‘atika
Artinya:
Ya Allah, ini adalah tanah haram-Mu dan tempat aman-Mu. Haramkanlah dagingku,
darahku, rambutku, dan kulitku dari api neraka. Selamatkanlah aku dari siksa-Mu
pada hari ketika Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu. Jadikan aku termasuk di
antara kekasih-Mu dan hamba-hamba yang taat pada-Mu.
11.
Doa Masuk Masjidil Haram
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ
فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَالسَّلَامِ
تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ. اَللّٰهُمَّ
افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَمَغْفِرَتِكَ وَأَدْخِلْنِيْ فِيْهَا. بِسْمِ
اللهِ وَالْحَمْدُ ِللّٰهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى رَسُوْلِ اللهِ
Allâhumma
antassalâm, waminkas-salâm fahayyinâ rabbanâ bissalâm wa adkhilnal jannata
dâras-salâm tabârakta wata‘âlaita yâ dzaljalâli wal ikrâm. Allâhumma-ftaḫ lî
abwâba raḫmatika wamaghfiratika wa adkhilnî fîhâ. Bismillâhi walḫamdulillahi
wash-shalâtu wassalâmu ‘alâ rasûlillâh
Artinya:
Ya Allah Engkaulah Dzat yang memberi keselamatan (kesejahteraan), dari-Mu
keselamatan datang, maka hidupkanlah kami ya Allah dengan selamat (sejahtera),
masukkan kami ke dalam surga rumah keselamatan. Mahasuci Engkau, Mahaluhur
Engkau, wahai Tuhan sang pemulik keagungan dan kemuliaan. Ya Allah bukakanlah
untukku pintu rahmat dan ampunan-Mu. Masukanlah aku ke dalam rahmat dan
ampunan-Mu itu. Dengan nama Allah. Segala puji bagi Allah. Semoga rahmat dan
keselamatan terlimpah untuk Rasulullah.
12.
Doa ketika Melihat Ka’bah
اَللّٰهُمَّ زِدْ هٰذَا الْبَيْتَ تَشْرِيْفًا
وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً وَزِدْ مَنْ شَرّفَهُ وَكَرّمَهُ مِمَّنْ
حَجَّهُ أَوِاعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا
Allâhumma
zid hâdzal baita tasyrîfan wa ta‘dhîman wa takrîman wa maḫâbatan wa zid man
syarafahu wa karramahu mim man ḫajjahu awi‘tamarahu tasyrîfan wa ta‘dhîman wa
takrîman wa birran
Artinya:
Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, kehormatan, keagungan dan kehebatan pada
Baitullah ini; dan tambahkanlah pula kepada orang-orang yang memuliakan,
menghormati, dan mengagungkannya di antara mereka yang berhaji atau yang
berumrah kemuliaan, kehormatan, kebesaran, dan kebaikan.
13.
Dari Hajar Aswad ke Rukun Yamani
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا
اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ
الْعَظِيْم
Subḫânallâhi
walḫamdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu allâhu akbar. wa lâ haula wa lâ quwwata
illâ billâhil ‘aliyyil ‘adhîm(i)
Artinya:
Mahasuci Allah. Segala pujian hanya pantas disanjungkan kepada Allah. Tiada
Tuhan selain Allah. Allah Mahabesar. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali
(pertolongan) dari Allah yang Mahaluhur lagi Mahaagung.
14.
Dari Rukun Yamani ke Hajar Aswad
رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي
الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanâ
âtinaa fid dun-yâ ḫasanah, wa fil âkhirati ḫasanah, wa qinâ a‘dzâban nâr
Artinya:
Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan
hindarkanlah kami dari siksa neraka.
15.
Doa Sa’i
اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ،
اَللهُ أَكْبَرُ، كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ
بُكْرَةً وَأَصِيْلًا
Allâhu
akbar, allâhu akbar, allâhu akbar, allâhu akbar, kabîran walḫamdulillâhi
katsîran wa subḫanallâhi bukratan wa ashîlâ
Artinya:
Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar,
Mahabesar Allah segala puji bagi-Nya, Mahasuci Allah baik saat pagi maupun
petang.
16.
Doa Menggunting Rambut
اَللّٰهُمَّ اثْبُتْ لِيْ بِكُلِّ شَعْرَةٍ حَسَنَةً
وَامْحُ عَنِّيْ بِهَا سَيِّئَةً وَارْفَعْ لِيْ عِنْدَكَ دَرَجَةً
Allâhumma-tsbut
lî bi kuli sya’ratin ḫasanatan wa-mḫu ‘annî bihâ sayyi-atan wa-rfa‘ lî ‘indaka
darajatan
Artinya:
Ya Allah, tetapkanlah kebaikan untukku lantaran setiap helai rambut ini,
hapuslah keburukan dari diriku lantaran rambut ini, dan angkatlah derajatku di
sisi-Mu.
17.
Doa ketika Masuk Arafah
اَللّٰهُمَّ إِلَيْكَ تَوَجَّهْتُ، وَبِكَ اعْتَصَمْتُ،
وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِمَّنْ تُبَاهِيْ بِهِ
الْيَوْمَ مَلَائِكَتَكَ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Allâhumma
ilaika tawajjahtu, wabika‘tashamtu, wa’alaika tawakkaltu. Allâhummaj’alnî
mim-man tubaahî bihil yauma malâ-ikataka, innaka ‘alâ kulli syai-in qadîrun
Artinya:
Ya Allah, hanya kepada-Mulah aku menghadap, dengan-Mulah aku berpegang teguh,
pada-Mulah aku berserah diri. Ya Allah, jadikanlah aku menjadi bagian dari
orang yang hari ini Engkau banggakan di hadapan Malaikat-Mu. Sesungguhnya
Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.
18.
Doa Wukuf
اَللّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كَالَّذِيْ تَقُوْلُ
وَخَيْرًا مِمَّا نَقُوْلُ. اَللّٰهُمَّ لَكَ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ
وَمَمَاتِيْ وَإِلَيْكَ مَاٰبِيْ، وَلَكَ رَبِّيْ تُرَاثِيْ. اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ
أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَــبْرِ وَوَسْوَاسِ الصَّدْرِ، وَشَتَاتِ
الْأَمْرِ. اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَجِيْءُ بِهِ
الرِّيْحُ
Allâhumma
lakal ḫamdu kalladzî taqûlu wa khairan mimmâ naqûlu. Allâhumma laka shalâtî wa
nusukî wa maḫyâyâ wa mamâtî wa ilaika ma-âbî, wa laka rabbî turâtsî. Allâhumma
innî a‘ûdzubika min ‘adzâbil qabri wa waswâsish-shadri, wasyatâtil amri.
Allâhumma innî a‘ûdzubika min syarri mâ ta jî’u bihirrîḫ.
Artinya:
Ya Allah, segala puji bagi-Mu seperti Engkau memuji (diri-Mu) dan pujian
terbaik yang kami ucapkan. Ya Allah, bagi-Mu shalatku, ibadahku, hidupku, dan
matiku, dan kepada-Mu tempat kembaliku dan kepada-Mulah pemeliharaan apa yang
aku tinggalkan. Ya Allah, aku berlindung pa da-Mu dari siksa kubur dan
keragu-raguan dalam hati serta kesulitan-kesulitan dalam segala urusan. Ya
Allah, aku berlindung pada-Mu dari kejahatan yang diembuskan oleh angin.
19.
Doa ketika Sampai di Muzdalifah
اَللّٰهُمَّ إِنَّ هٰذِهِ مُزْدَلِفَةُ جُمِعَتْ فِيْهَا
أَلْسِنَةٌ مُخْتَلِفَةٌ تَسْأَلُكَ حَوَائِجَ مُتَنَوِّعَةً فَاجْعَلْنِيْ
مِمَّنْ دَعَاكَ فَاسْتَجَبْتَ لَهُ وَتَوَكَّلَ عَلَيْكَ فَكَفَّيْتَهُ يَا
أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Allâhumma
inna hâdzihi muzdalifatu jumi‘at fîhâ alsinatun mukhtalifatun, tas’aluka
hawâija mutanawwi‘atan faj’alnî mimman da‘âka fastajabta lahu wa tawakkala
‘alaika fakaffaitahu yâ arḫamar râḫimîn.
Artinya:
Ya Allah, sesungguhnya di Muzdalifah ini telah berkumpul bermacam-macam bahasa
yang memohon kepada-Mu berbagai hajat yang beraneka ragam. Maka, masukkanlah
aku ke dalam golongan orang yang berdoa lalu Engkau kabulkan, golongan orang
yang berserah diri pada-Mu lalu Engkau lindungi dia, wahai Tuhan yang Maha
Pengasih dari segala yang pengasih.
20.
Doa ketika Sampai di Mina
اَللّٰهُمَّ هٰذَا مِنَى فَامْنُنْ عَلَيَّ بِمَا
مَنَنْتَ بِهِ عَلَى أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ
Allâhumma
hadzâ minâ famnun ‘alayya bimâ mananta bihi ‘alâ awliyâika wa ahli thâ‘atika
Artinya:
Ya Allah, tempat ini adalah di Mina, anugerahkanlah kepadaku apa yang Engkau
telah anugerahkan kepada orang-orang yang selalu dekat dan taat kepada-Mu.
21.
Doa Melontar Jamrah
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ رَجْمًا لِلشَّيَاطِيْنِ
وَرِضًا لِلرَّحْمٰنِ اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا
مَشْكُوْرًا
Bismillâhi
wallâhu akbar, rajman lisysyayâthîni wa ridhan lirraḫmâni allâhumma-j‘al hajjan
mabrûran wa sa‘yan masykûran
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah, Allah Mahabesar. Laknat bagi setan dan keridhaan
bagi Allah yang Maha Pengasih. Ya Allah, jadikanlah hajiku ini diterima dan
usahaku dibalas pahala.
22.
Doa Masuk Kota Madinah
اَللّٰهُمَّ هٰذَا حَرَمُ رَسُولِكَ وَاجْعَلْهُ لِيْ
وِقَايَةً مِنَ النَّارِ وَأَمَانًا مِنَ الْعَذَابِ وَسُوْءِ الْحِسَابِ
Allâhumma
hâdzâ ḫaramu rasûlika waj‘alhu lî wiqâyatan minan nâri wa amânan minal ‘adzâbi
wa sû-il ḫisâb(i)
Artinya:
Ya Allah, negeri ini adalah tanah haram rasul-Mu. Jadikanlah ia penjaga bagiku
dari neraka, pengaman dari siksa dan buruknya perhitungan amal.
23.
Doa Masuk Masjid Nabawi
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ
الْعَظِيمِ وَوَجْهِ الْكَرِيمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ
الرَّجِيمِ. اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Bismillahir
raḫmânir rahîm. A‘ûdzubillâhil ‘adhîmi wa wajhil karîmi wa sulthânihil qadîmi
minasy syaithânir rajîmi, allâhumma-ftaḫlî abwâba raḫmatika.
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Aku
berlindung kepada Allah yang Mahaagung, Dzat-Nya yang Mahamulia, dan
kekuasaan-Nya Yang Mahadahulu, dari godaan setan yang terkutuk. Ya Allah,
bukakanlah bagiku segala pintu rahmat-Mu.
24.
Doa ketika Pulang Haji/Umrah
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ
لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، اٰيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ
عَابِدُوْنَ سَاجِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ صَدَقَ اللهُ وَعْدَهُ وَنَصَرَ
عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Lâ
ilâha illallâhu waḫdahu lâ syarîkalahu lahul mulku wa lahul ḫamdu wahuwa ‘alâ
kulli syai-in qadîr(un), âyibûn tâibûn ‘âbidûn sâjidûna li rabbinâ ḫâmidûn
shadaqallâhu wa‘dahu wa nashara ‘abdahu wa hazamal aḫzâba waḫdahu
Artinya:
Tidak ada Tuhan kecuali Allah, Tuhan yang Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dia
pemilik seluruh kerajaan dan segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
Semoga kami termasuk orang-orang yang kembali, orang-orang yang ahli taubat,
ahli ibadah, ahli sujud dan ahli memuji Tuhan kami. Allah menepati janji-Nya,
menolong hamba-Nya, dan mengalahkan sendiri musuh-musuh -Nya.
Sumber
: NU Online