Selasa, 28 April 2026

KBIHU MWC NU Watulimo Distribusikan Koper untuk 46 Calon Jamaah Haji Tahun 2026


Pada Selasa, 28 April 2026, Pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) MWC NU Watulimo melaksanakan kegiatan pengambilan koper calon jamaah haji di Gedung PCNU Trenggalek. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelayanan dan pendampingan kepada calon jamaah haji yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. Pengambilan koper tersebut dilakukan oleh beberapa pengurus KBIHU MWC NU Watulimo, yakni Drs. H. Juwito, H. Sailan, Murdiyanto, dan Sunardi.

Setelah proses pengambilan selesai, koper-koper jamaah segera dipersiapkan untuk didistribusikan kepada 46 calon jamaah haji yang tergabung dalam bimbingan KBIHU MWC NU Watulimo. Para calon jamaah tersebut berasal dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Watulimo. Kegiatan distribusi ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan awal guna membantu kelancaran persiapan keberangkatan jamaah menuju Tanah Suci.

Bagi KBIHU MWC NU Watulimo, koper jamaah haji bukan sekadar perlengkapan perjalanan, melainkan simbol kesiapan lahir dalam menyambut panggilan Allah SWT. Oleh karena itu, setiap proses pelayanan kepada calon jamaah senantiasa dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, ketelitian, dan semangat pengabdian. Hal ini sejalan dengan komitmen KBIHU dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jamaah binaannya.


Kegiatan tersebut juga menjadi wujud penghormatan (hurmat) kepada para calon tamu Allah SWT. Dalam tradisi Nahdlatul Ulama, melayani jamaah haji merupakan bagian dari khidmah yang memiliki nilai mulia, karena jamaah haji adalah orang-orang yang mendapatkan kesempatan istimewa untuk memenuhi panggilan-Nya. Melalui pelayanan yang diberikan, para pengurus berupaya menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian, serta rasa ta’dzim kepada para jamaah sebagai bentuk pengabdian kepada agama, organisasi, dan masyarakat.

KBIHU MWC NU Watulimo berharap seluruh rangkaian pelayanan yang diberikan dapat membantu jamaah dalam mempersiapkan diri secara optimal, baik lahir maupun batin. Selain itu, setiap ikhtiar yang dilakukan diharapkan menjadi bagian dari amal khidmah yang membawa keberkahan bagi para jamaah, para pengurus, serta masyarakat luas. Dengan semangat pengabdian dan kebersamaan, KBIHU MWC NU Watulimo akan terus berupaya hadir memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya jamaah haji yang mandiri, nyaman, dan memperoleh haji yang mabrur.

Share:


"Barangsiapa yang berhaji karena Allah lalu ia tidak berkata kotor (rafats) dan tidak berbuat fasik, maka ia akan kembali (bersih) seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya." (HR. Bukhari dan Muslim).


"Bersegeralah kalian melakukan haji. Sebab, seseorang tidak akan menyadari suatu halangan (penyakit, kesusahan, atau kematian) yang akan menimpanya." (HR. Ahmad).


Teruslah berjuang dan mengabdi, meski jalan tak selalu mudah. Karena dari perjuangan lahir ketangguhan, dan dari pengabdian lahir keberkahan. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap kerja sebagai amal, dan setiap pengorbanan sebagai investasi kebaikan. Kelak, waktu akan menjadi saksi bahwa kita pernah berdiri teguh, berbuat sungguh-sungguh, dan mengabdikan hidup untuk sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri.

Terjemahkan

Sahabat Kita